Tampilkan postingan dengan label BERITA JOKOWI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA JOKOWI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Mei 2016

Ini Buktinya Banyak Kalangan Sebut Jokowi Kejam

Ini Buktinya Banyak Kalangan Sebut Jokowi Kejam

Ini Buktinya Banyak Kalangan Sebut Jokowi Kejam
www.mega389.com
 MEGA389 : Ini Buktinya Banyak Kalangan Sebut Jokowi Kejam, Jokowi Akan Berikan 3.500 Kapal Canggih Kepada Nelayan, GRATIS!!

Mentri Kelautan dan Perikanan rencananya akan berikan bantuan kapal kepada para nelayan di tahun 2016 ini. Sebanyak 3500 kapal akan diberikan untuk kelompok nelayan di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator (Menko) Maritim, Rizal Ramli menyatakan, pemberian bantuan ini untuk menunjang lancarnya usaha para nelayan dalam menangkap ikan. Namun pemberian kapal secara gratis ini juga akan melihat perbandingan populasi kapal dan laut.

“Kita akan bagi 3.500 kapal. Pemerintah sudah pesan kapal sebanyak 3.500"

Jika populasi kapal sudah banyak ya kita kurangi jumlah donasi kapalnya. Kalau butuh banyak seperti di Natuna, ya kita perbanyak lagi,” ujar Menko Maritim, Rizal Ramli, saat kunjungannya di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi.
Pemberian bantuan kapal ini, kata Rizal, akan disebar keseluruh pelosok Indonesia dengan jumlah yang bervariasi.

Selain itu, untuk kapasitas kapalnya juga nantinya juga berbeda-beda, kapal-kapal ini, tambah Ramli, biaya pengadaannya diambil dari APBN 2016.

“Ada yang 30 GT, 20 GT maupun 10 GT. Memang kapal ini bukan kapal kayu, kebanyakan kapal fiberglass,”katanya.

Untuk nelayan yang ingin mendapatkan kapal gratis ini, diharapkan segera membentuk koperasi nelayan.

Sebab bantuan ini nantinya bukan diberikan secara perseorangan, melainkan diberikan secara berkelompok.

Kapal ini, nantinya akan dilengkapi teknologi canggih untuk mencari ikan. Sehingga para nelayan bisa mendeteksi ikan di laut, melalui peralatan yang berada di dalam kapal tersebut.

Oleh karena itu, diharapkan para nelayan bisa mempelajari terlebih dahulu sistem operasional kapal itu, jika sudah mendapatkannya.

Sabtu, 30 April 2016

20 Mei, Ribuan Aktivis Akan Kepung Jakarta untuk Turunkan Jokowi

20 Mei, Ribuan Aktivis Akan Kepung Jakarta untuk Turunkan Jokowi

20 Mei, Ribuan Aktivis Akan Kepung Jakarta untuk Turunkan Jokowi
www.mega389.com
MEGA389 : Kecewa terhadap kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden RI mulai memunculkan reaksi di kalangan mahasiswa.

Rencananya pada 20 Mei 2015 ini, ribuan aktivis mahasiswa dari berbagai jaringan kampus di daerah berencana menyerbu masuk Jakarta untuk menggelar aksi besar-besaran.

Aksi tersebut akan digelar secara besar-besaran di depan Istana Negara di Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat dan pihak aparat kepolisian diminta untuk tidak menghalangi.

“Sekitar seminggu sebelum tanggal 20 Mei, rekan-rekan mahasiswa dari berbagai daerah akan masuk Jakarta untuk bergabung dalam aksi besar-besaran di Istana Negara,” demikian pesan singkat yang disebarkan oleh Progres 98, Sabtu (21/3/2015).

Disebutkan bahwa perwakilan dari kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Pulau Jawa akan tiba di Jakarta pada 18-19 Mei 2015.

Aksi ini sebagai simbol bahwa suara kekecewaan rakyat secara perlahan mulai berembus dan menggugah kesadaran mahasiswa di seluruh tanah air untuk bergerak dalam sebuah konsolidasi aksi nasional.

Informasi yang kami himpun dari beberapa sumber menyebutkan, konsolidasi lintas elemen aksi mahasiswa dan rakyat tersebut terus bergulir.

Progres 98 menyerukan kepada seluruh kalangan pendukung perubahan untuk bersatu mendukung aksi mahasiswa dalam gerakan Kebangkitan Nasional 20 Mei.

“Sudah saatnya seluruh potensi anak bangsa bersatu dan bergerak mengepung Istana Negara melalui aksi damai untuk mendesak Jokowi – JK diturunkan dari kekuasaan,” seruan Progres 98 melalui fan page http://www.facebook.com/progres.98

Di antara penggagas aksi ini adalah para mantan aktivis 1998 dan perhimpunan alumni dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Mereka telah menyiapkan serangkaian pertemuan untuk kesiapan aksi besar-besaran tersebut.

Sabtu, 23 April 2016

Jokowi Tolak Hapus Hukuman Mati Terpidana Narkoba

Jokowi Tolak Hapus Hukuman Mati Terpidana Narkoba

Jokowi Tolak Hapus Hukuman Mati Terpidana Narkoba

MEGA389 : Kanselir Jerman, Angela Merkel, mendesak Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk menghapus hukuman mati di Indonesia terhadap terpidana narkoba.

Merkel menyampaikan desakan tersebut, saat Presiden Jokowi mengunjungi Jerman dalam safarinya ke Eropa.

Merkel yang melayangkan pandangan masyarakat Jerman secara umum terhadap hal ini.

“Kami mendesak di mana jika memungkinkan, tidak mengimplementasikannya (hukuman mati),” cetus Merkel, seperti dikutip Asian Correspondent, Selasa (19/4/2016).

Jerman sendiri sudah menghapus hukuman mati sejak 1987 silam terhadap para pelaku kriminal, baik terpidana narkoba maupun pelaku kasus-kasus lainnya.

Namun Presiden Jokowi merespons desakan Merkel tersebut.

Secara diplomatis Jokowi mengatakan, masalah narkoba di Indonesia sudah menjadi masalah nasional yang genting. Oleh karenanya, diharapkan penerapan hukuman mati bisa memberikan efek jera.

“Implementasi hukuman mati dilakukan secara sangat hati-hati,” jawab Presiden Jokowi kepada Merkel.

Jumat, 22 April 2016

Jokowi - Ahok Jadi Ancaman Besar Bagi Kekuatan Jahat Di Negri Ini

Jokowi - Ahok Jadi Ancaman Besar Bagi Kekuatan Jahat Di Negri Ini

Jokowi - Ahok Jadi Ancaman Besar Bagi Kekuatan Jahat Di Negri Ini


www.mega389.com

MEGA389 : Setelah era Soeharto pasca 1998, tidak ada lagi kekuatan politik dominan. Siapa pun yang berkuasa harus berbagi. Jika tidak, yang lain akan bersatu dan merongrong. Ketegasan dipelintir menjadi anti-demokrasi. Karena itu organisasi ‘swadaya’ dibentuk sebagai pasukan garis depan yang siap dikorbankan kapan saja tanpa harus menyeret tuan-nya.

Anda jangan berpikir Pemilihan Langsung adalah hasil perjuangan demokrasi partai politik. Pemilihan Langsung adalah jalan tengah agar semua parpol tetap memiliki posisi tawar. Karena seperti tender pemerintahan, partai politik berkompetisi dengan aturan tak tertulis.

Yang menang mendapat bagian terbesar namun yang kalah juga tetap dapat bagian. Jika ada yang tidak puas, gertakan dan gosip mulai muncul. Setelah tebusan dipenuhi, lambat laun issue itu menghilang.

Ini terjadi karena tidak ada sosok yang bersih di elite politik. Semua memegang kartu dosa yang lain. Untuk meredam gejolak sosial 250juta rakyat, pegawai negeri juga dimanjakan. Akibatnya dana yang harusnya dinikmati rakyat untuk pembangunan terpaksa dialokasikan untuk mengelola kepuasan pemain politik.

Kadang ada tokoh yang bersih yang muncul dan lewat namun sistem politik tidak mengijinkan mereka masuk. Mereka hanya sebagai prestasi untuk menghibur rakyat. Jabatan pun tidak tinggi, jauh dari pusat kekuasaan dan dapat dihancurkan kapan saja. Lagipula, banyak yang hanyalah pencitraan, untuk komoditas politik karena dipercaya rakyat.

Tidak ada ceritanya sosok bersih mampu menerobos sistem politik Indonesia. Sampai sesuatu yang mustahil terjadi.

Seorang capres yang sebenarnya sudah no.1 di polling merasa galau. Karena sering menyaksikan akrobat politik, ia kuatir posisinya belum aman, apalagi catatan sejarah yang kelam. Dia harus melakukan sesuatu untuk merebut hati rakyat saat Pilpres nanti. Cara yang dahsyat dan instan adalah mendatangkan superstar yang bisa merebut hati rakyat.

Dan mujizat itu pun terjadi. Seperti Indonesia Idol, tiba-tiba saja 2 putra terbaik bangsa muncul di panggung politik ibukota, pusat kekuasaan melewati semua filter politik yang ada. Tanpa capres tadi, mustahil mereka berdua dapat tampil.

Mengapa ini bisa terjadi? Mereka berdua dianggap ‘aman’. Jokowi adalah pengusaha, bukan sosok yang ambisius. Jadi Gub. Jateng saja PDIP tidak mendukungnya. Ahok apalagi. Triple minoritas Tionghoa-Kristen-Non.Jawa. Aman.

Jika kalah melawan koalisi raksasa di belakang Foke, rakyat yang tidak puas akan membalas dengan memilih capres tersebut di Pilpres nanti. Menang-kalah, sang capres tetap menang. Win-Win.

Ternyata Jokowi & Ahok menang. Rakyat Jakarta mencintai dua pemimpin baru ini. Sempurna. Semua berjalan sesuai rencana sang Capres. Hanya saja ternyata Jokowi & Ahok memiliki paduan keberanian, kecerdasan dan hati yang sampai saat ini, tidak bisa dibeli. Kompak lagi berdua. Namun okelah, bisa apa sih dua orang melawan Pemprov Jakarta?

Para politikus Indonesia tidak sadar siapa yang mereka hadapi.

Jokowi dan Ahok ternyata kreatif dan cerdas. Mereka memiliki strategi yang tidak di-mengerti para politikus yang hanya jago mengatur proyek dan deal.

Keresahan mulai terjadi. Dapur, bobrok Pemprov DKI satu-persatu dibuka dan ditelanjangi.
Dengan YouTube dan blusukan, pengaruh media politik tidak dapat lagi digunakan untuk menggiring opini. Keran yang deras mulai macet. Ancaman mulai terlihat.

Seperti biasa, pasukan kegelapan pun diturunkan. Namun hasilnya luar biasa. Siapa pun yang menyerang Jokowi Ahok pasti dihabisi rakyat. Parpol pun dilema. Mau melawan, Pemilu sudah dekat. Siapa pun yang bergerak mulai melawan, lawan politik nya yang menikmati.

Dukungan rakyat makin tak terbendung. Beribu sukarelawan muncul, menjadi corong di seluruh negeri yang mewartakan harapan baru. Bagaimana mungkin melawan relawan tak berbayar alias gratis? Pengaruh Jokowi-Ahok berkembang seperti virus. Jokowi-Ahok baru mulai bermunculan. Ditambah politikus yang ‘lebih bersih’ dengan jeli membaca situasi dan mengikuti gerbong. Tiba-tiba saja aturan permainan berubah. Terbalik. Parpol sekarang tidak powerful lagi. Pemilihan Langsung yang tadinya untuk berbagi kekuasaan menjadi ancaman mematikan.

Akhirnya tibalah saat itu. Ibu Mega tergerak dan melihat harapan baru, walaupun pahit karena bukan berasal dari trah Soekarno. PDIP mendukung Jokowi menjadi capres.

Namun elite politik masih melihat Jokowi sebagai salah satu dari mereka. Kasarnya, nanti nego-nego paling lebih mahal. Lagi-lagi mereka salah. Jokowi bukan pemain politik yang biasanya mereka hadapi. Amien Rais yang awalnya menggertak akhirnya mencoba memasangkan Jokowi dengan Hatta. ARB yang berpikir menjadi kunci Jokowi vs Prabowo juga kecele. Jokowi hanya mau ‘Tanpa Syarat’. Dia tidak mau disandera seperti SBY. (Catatan. Meskipun secara realitas Tanpa Syarat itu tidak mungkin 100%, namun Jokowi memegang kontrol jauh melebihi SBY)

Kepanikan mencapai puncaknya. Untuk pertama kali, elite-elite yang merasa terancam bergabung dalam KMP. Mungkin anda bisa membayangkan sebesar apa kepanikan mereka sampai mau bergabung dengan lawan-lawan mereka sendiri. UU MD3 dalam hitungan hari dikebut untuk menghadang Jokowi nanti.

Jokowi dan Ahok adalah ancaman besar bagi kekuatan jahat yang selama ini berkuasa di Indonesia. Eksekutif, Legislatif dan jajaran pemerintahan mengelola dana 1,850 Trilyun (APBN 2014) dan memiliki kekuasaan untuk mempengaruhi market 8.600 Trilyun (GDP resmi tahunan 2014). Dana sebesar itu yang biasa di-manipulasi satu persatu dibuka ke publik secara transparan. Jika hal ini berlangsung terus, bisa dipastikan mereka tidak akan bisa mendapat bagian lagi.

Sekedar cerita, Ahok pernah mendapat tawaran dana sosial yang sangat besar dari para bos. Namun Ahok meminta mereka mengerjakan proyeknya sendiri karena.. bila masuk kas Pemprov bisa nunggu 3-tahun lagi sampai dana itu bisa digunakan. (itu pun kalo bisa). Saya bergidik membayangkan kengerian anak-2 nya saat melihat ribuan orang yang ingin menghabisi ayahnya. Semua itu hanya karena sang ayah mencintai Indonesia.

Di YouTube, saya melihat Presiden Indonesia yang kurus, tidak gagah & berwibawa ala SBY. Dengan bahasa Inggris seadanya, terbata-bata dia berusaha mencari pendanaan Luar Negeri karena sadar tidak bisa mengandalkan dana APBN yang harus melewati KMP.

Jika ada yang masih menuduh Jokowi pencitraan atau mempermasalahkan ‘santun’-nya Ahok, mungkin memang itulah karakter bangsa ini.
 Salam Indonesia Raya!


www.mega389.com

www.mega389.com

Sabtu, 16 April 2016

Akhirnya Presiden Jokowi Ungkap Kebohongan Ketua BPK Soal Panama Papers

Akhirnya Presiden Jokowi Ungkap Kebohongan Ketua BPK Soal Panama Papers

Akhirnya Presiden Jokowi Ungkap Kebohongan Ketua BPK Soal Panama Papers
www.mega389.com

MEGA389 : Ketua BPK Harry Azhar Azis menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mempermasalahkan Namanya Terseret dalam skandal Panama Papers. Nama Harry Azhar menjadi salah satu pejabat negara yang masuk dalam list skandal Panama Papers.

Dia mengaku telah melaporkan kepada Presiden Jokowi perihal Panama Papers dan perusahaan cangkang (offshore corporation) yang dimilikinya di negara surga pajak (tax haven). Selain itu, dia juga telah melaporkan mengenai kasus ini kepada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Saya sudah lapor ke Presiden tadi (soal Panama Papers). Saya sudah nyatakan bahwa itu sudah saya laporkan (kepemilikan perusahaan offshore di tax haven) ke Ditjen Pajak," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Menurutnya, Jokowi sama sekali tidak mempermasalahkan kasus Panama Papers dan kepemilikan perusahan offshore di negara tax haven, sepanjang tidak ada kerugian negara dari kegiatan tersebut. "Terserah Presiden. Kalau kata Presiden, kalau tidak ada kerugian negara ya tidak apa-apa Pak Harry," kata dia menirukan Jokowi.

Sebelumnya, Harry mengaku pernah memiliki perusahaan Sheng Yue International Limited di salah satu negara bebas pajak, British Virgin Islands (BVI) dua tahun silam. Namun dia menerangkan saat ini sudah tidak lagi aktif dalam perusahaan yang didirikan bersama keluarganya tersebut per 1 Desember 2015.

"Saya tidak lagi jabat direktur, tidak ada lagi sama sekali. Semenjak terpilih sebagai Ketua BPK, Desember 2014, waktu itu tidak sempat mengurus. Per 1 Desember 2015 tidak lagi milik saya, sudah milik orang lain," ujarnya.(sindonews.com)

Seskab Pramono Anung Bantah Omongan Ketua BPK Harry Azhar Azis

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis mengklarifikasi tentang namanya yang tercantum dalam dokumen "Panama Papers"' kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Kamis (14/4/2016).

"Ya, tadi beliau menyampaikan dan Presiden mendengarkan itu, mengklarifikasi," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis siang.

Pramono tidak mau berkomentar lebih jauh soal asal aset yang dimiliki Harry di luar negeri itu. Pramono hanya mengatakan bahwa hanya Harry Azhar yang mengetahuinya.

"Mengenai bagaimana dan apa, tentu Ketua BPK sendiri yang tahu. Tetapi, yang jelas, beliau sudah menyampaikannya, mengklarifikasi kepada Presiden," ujar Pramono.

Menerima klarifikasi itu, lanjut dia, Jokowi hanya mendengarkan. Presiden juga tidak menyimpulkan apakah yang dijelaskan Harry adalah benar atau tidak.

Nama Harry yang berada di dalam Dokumen Panama Papers pertama kali diungkap Koran Tempo, Rabu (13/4/2016). Dalam koran itu, disebutkan bahwa Harry merupakan pemilik salah satu perusahaan offshore, Sheng Yue International Limited.

Sheng Yue International Limited diduga adalah perusahaan yang didirikan di negara suaka pajak dengan tujuan menghindari pembayaran pajak dari wajib pajak kepada negara asalnya


www.mega389.com

www.mega389.com


Sabtu, 09 April 2016

Jokowi Ngebet Gandeng Ahok di Pilpres 2019, JK Dilupakan

Jokowi Ngebet Gandeng Ahok di Pilpres 2019, JK Dilupakan

Jokowi Ngebet Gandeng Ahok di Pilpres 2019, JK Dilupakan
www.mega389.com
 MEGA389 : Nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lebih dahulu disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) daripada Wapres Jusuf Kalla dalam pembukaan Rakernas PDIP (10/01). Hal itu menjadi sinyal bahwa Jokowi berambisi menggandeng mantan Bupati Belitung Timur itu di Pilpres 2019.

Analisis itu disampaikan pangamat politik Muslim Arbi dalam pernyataannya kepada intelijen (11/01). “Jokowi lebih cocok dengan Ahok daripada dengan JK. Dan hal itu diungkapkan Jokowi di depan umum,” ungkap Muslim.

Kata Muslim, Ahok yang mendapat tanggapan positif kader PDIP di Rakernas, juga semakin menguatkan bahwa partai berlambang Banteng Moncong Putih itu akan mengusung Ahok di Pilkada DKI 2017. “Banyak kader yang minta selfie itu sebagai isyarat Ahok bisa diterima di komunitas PDIP,” papar Muslim.

Selain itu, kata Muslim, penyebutan nama Ahok lebih dahulu daripada JK itu semakin menegaskan bahwa hubungan Jokowi dengan JK tidak harmonis. “JK tidak selincah sewaktu berpasangan dengan SBY. Di pemerintahan harus berhadapan dengan Luhut,” papar Muslim.

Diberitakan, Presiden Jokowi lebih dulu menyebut nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama daripada Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembukaan Rakernas PDIP (10/1). “Yang saya hormati, kawan baik saya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat,” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan kader PDIP.

“Kalau lupa lagi, dimarahi saya,” kata Jokowi yang disambut gelak tawa. Ahok pun terlihat berdiri dan membungkukkan badannya. Kemudian, baru Jokowi menyapa Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Ini saya bisa dimarahi lagi. Yang terhormat Wakil Presiden Republik Indonesia, sama partner setiap hari malah saya lupa, Bapak Haji Jusuf Kalla,” kata Jokowi.
www.mega389.com

www.mega389.com


Rabu, 17 Februari 2016

Tiba di Markas Facebook, Jokowi Disambut Mark Zuckerberg

Tiba di Markas Facebook, Jokowi Disambut Mark Zuckerberg



MEGA389
San Francisco - Presiden Joko Widodo telah tiba di markas Facebook dan langsung disambut hangat oleh Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO jejaring sosial yang memiliki lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia.

Pertemuan antara keduanya bukan kali ini saja terjadi. Pasalnya, Jokowi sebelumnya sempat bertemu dengan Zuckerberg tahun lalu saat ia berkunjung ke Indonesia. Presiden Jokowi waktu itu bahkan sempat mengajak suami dari Priscila Chan itu blusukan ke Pasar Tanabang.

Kali ini, giliran Zuckerberg yang jadi tuan rumah. Ia pun mengajak Jokowi bersama Ibu Negara Iriana dan rombongan menteri untuk berkeliling kantornya yang beralamat di 1 Hacker Way, Menlo Park, California, Amerika Serikat itu.

"Kantor yang bagus, banyak anak muda di sini," kata Jokowi sambil berdecak kagum saat ditemani  melihat kantor startup yang kini telah jadi perusahaan raksasa kelas dunia itu, Rabu (17/2/2016).

Hingga berita ini diturunkan, Jokowi masih berkeliling kantor Facebook bersama Menkominfo Rudiantara dan Menlu Retno Marsudi. Presiden juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan 17 karyawan Facebook asal Indonesia.



  MEGA389